Jan 28

Contoh e-KTP (bppt)
<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=ad79472d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=45&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=ad79472d’ border=’0′ alt=” /></a>

Jakarta - e-KTP didesain dengan metode autentikasi dan pengamanan data tinggi. Hal ini dapat dicapai dengan menanamkan chip di dalam kartu yang memiliki kemampuan autentikasi, enkripsi dan tanda tangan digital.

Autentikasi dua arah dilakukan antara kartu elektronik dan perangkat pembacanya agar kartu dan pembaca dapat dipastikan sah. Sementara enkripsi digunakan untuk melindungi data yang tersimpan di dalam kartu elektronik dan tanda tangan digital untuk menjaga integritas data. Di samping itu, e-KTP dilindungi dengan keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design.

Dalam Pasal 64 Ayat (3) UU No. 23 Tahun 2006, disebutkan bahwa dalam KTP harus disediakan ruang untuk memuat kode keamanan dan rekaman elektronik data kependudukan. Hal ini dijabarkan dalam Perpres No. 26 Tahun 2009 bahwa di dalam rekaman elektronik KTP tersimpan biodata, pas photo, dan sidik jari tangan penduduk.

Tanda tangan terdigitalisasi penduduk juga disimpan di dalam rekaman elektronik berupa chip. Perekaman sidik jari dilakukan terhadap 10 sidik jari tangan yang disimpan pada basis data dan dua buah sidik jari tangan yaitu jari telunjuk kanan dan kiri pada chip kartu.

Penyimpanan dua buah sidik jari telunjuk di dalam chip sesuai dengan standar internasional NISTIR 7123 dan Machine Readable Travel Documents ICAO 9303 serta EU Passport Specification 2006. Bentuk KTP elektronik sesuai dengan ISO 7810 dengan form factor ukuran kartu kredit yaitu 53,98 mm x 85,60 mm.

KTP elektronik sebagaimana KTP kertas memiliki masa berlaku 5 tahun. KTP selalu dibawa dan digunakan oleh penduduk dalam kondisi dan cuaca yang beragam serta berbagai aktifitas seperti pertanian, perdagangan, perjalanan dan perkantoran dengan frekuensi penggunaan yang tinggi. Keadaan ini memerlukan ketahanan fisik kartu dan komponennya dalam penggunaan yang sering dan jangka waktu yang lama.

Kartu kredit biasanya dibuat dari bahan polyvinyl chloride (PVC) karena diharapkan dapat digunakan selama tiga tahun. Tetapi masa berlaku KTP selama lima tahun memerlukan bahan yang lebih kuat yaitu polyester terephthalate (PET) yang memiliki ketahanan hingga sepuluh tahun.

Chip dapat dipasang pada kartu dengan interface kontak atau nirkontak. Kartu elektronik dengan interface kontak telah banyak diluncurkan untuk keperluan kartu telpon, kartu kredit dan kartu kesehatan (APSCA 2007). Kartu nirkontak mulai banyak digunakan untuk kebutuhan transportasi umum karena kemudahan dan kenyamanan penggunaan dengan cukup menempelkan kartu ke perangkat pembaca tanpa memasukkan kartu ke dalam slot perangkat pembaca.

Kartu nirkontak tidak bergesekan langsung dengan perangkat pembaca yang dapat menyebabkan terkikisnya lapisan pelindung chip. Kartu nirkontak juga memiliki daya tahan tinggi karena terlindungi dari kontak langsung lingkungan seperti udara, air dan cairan lainnya. Ia juga terlindung dari karat karena kelembaban udara dan air khusunya di daerah tropis seperti di Indonesia. Oleh karena itu, kartu e-KTP menggunakan interface nirkontak.

e-KTP di Negara Maju

Kartu identitas elektronik telah banyak digunakan di negara-negara di Eropa antara lain Austria, Belgia, Estonia, Italia, Finlandia, Serbia, Spanyol dan Swedia, di Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Maroko, dan di Asia yaitu China.

Kartu identitas elektronik Belgia merupakan kartu yang tertanam chip kontak berisi biodata, pas photo dan tanda tangan pemilik kartu dan petugas penerbit kartu. Data identitas dan pas photo (JPEG, 3 KB) ditandatangani secara digital oleh Badan Registrasi Nasional. Chip di dalam kartu juga mampu melakukan tanda tangan digital dan pembangkitan kunci kriptografi.

Uji petik kartu elektronik Belgia dilakukan sejak bulan Maret 2003 dan diluncurkan secara nasional pada bulan September tahun 2004. Kartu identitas elektronik Spanyol memuat biodata, dan gambar biometrik wajah dan sidik jari. Uni Emirat Arab dan Arab Saudi telah menanda tangani perjanjian pada tahun 2007 yang memungkinkan warga negaranya untuk menggunakan kartu identitas elektronik masing-masing warga negaranya untuk perjalanan antar kedua negara tersebut melalui darat, laut dan udara.

China menerapkan kartu identitas penduduk generasi kedua yang menggunakan chip nirkontak berstandar ISO 14443 yang tersimpan di dalamnya biodata dan pas photo pemilik kartu identitas. Kartu identitas elektronik ini mulai diluncurkan pada tahun 2004 bagi penduduk wajib KTP di China yang mencapai jumlah 960 juta jiwa. Kartu identitas elektronik ini dirancang mudah dan murah dalam produksi, dan mudah, teramankan dan tahan lama dalam penggunaan.

Lalu bagaimana di Indonesia? Pada uji petik e-KTP tahun 2009, Ditjen Adminduk yang bekerjasama dengan BPPT, ITB, LSN dan APTIKOM memberikan pelatihan dan pendampingan teknis bagi kegiatan perekaman sidik jari. Saat ini, petugas kecamatan telah dapat mengoperasikan dengan baik dan mandiri kegiatan perekaman sidik jari, pengiriman sidik jari untuk identifikasi 1:N, dan perekaman data ke dalam chip serta verifikasi sidik jari 1:1 hingga e-KTP diserahkan kepada penduduk.

Penerapan awal KTP berbasis NIK yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip atau e-KTP merupakan langkah strategis menuju tertib administrasi kependudukan yang mengamanatkan adanya identitas tunggal bagi setiap penduduk dan terbangunnya basis data kependudukan yang lengkap dan akurat.


*) Penulis adalah Dr Husni Fahmi, perekayasa yang bekerja di Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT. Dia meraih gelar bachelor, master, dan doktor pada bidang Computer Engineering dari Purdue University, AS. Saat ini, dia mendapatkan tugas sebagai Kepala Program Sistem Informasi Administrasi Kependudukan BPPT.
( ash / ash )

Sumber : Rabu, 27/01/2010 13:51 WIB
Penulis: Husni Fahmi - detikinet

Jan 16

Bandung - Banyak calon pelamar kerja di bidang teknologi informasi (TI) yang punya nilai akademis bagus. Namun anehnya, para pelamar ini banyak juga yang dianggap belum mampu menjawab kebutuhan perusahaan.

Fakta ini terungkap dalam ajang kesempatan pencarian kerja yang di gelar JobsDB Career Expo 2010 di Sasana Budaya Ganesha, Tamansari, Bandung.

“Banyak pelamar tidak seperti yang kita harapkan. Kita sering kecewa,” ungkap Ahmad Bagus Santoso, Human Resource Departement PT Indocyber Global Teknologi kepada detikINET di sela acara itu, Sabtu (16/1/2010).

Dijelaskan oleh Bagus, demikian ia akrab disapa, kekecewaan perusahaan disebabkan banyaknya pencari kerja yang hanya bagus secara akademis. Namun saat diuji pengetahuan dasarnya, justru banyak yang tidak bisa.

“IPK (indeks prestasi)-nya tinggi, bagus secara kualifikasi. Tapi saat ditanya hal yang dasar, yang menurut kami mereka mengusainya, mereka tidak bisa. Dan banyak yang seperti ini,” demikian katanya.

Dari hasil analisanya, faktor ini disebabkan mutu lulusan perguruan tinggi yang cenderung instan. Kurikulum yang ada di kampus sering kali tidak mengikuti kebutuhan industri, khususnya untuk bidang TI.

“Mungkin karena mereka sekarang cenderung instan, jadi saat ditanya hal yang sangat dasar mereka tidak bisa menjawabnya,” lanjut Bagus.

Dalam pameran tenaga kerja kali ini, ada sekitar 70 perusahaan yang ikut serta. Pada hari pertama, ajang ini dihadiri oleh 5.000 pencari kerja. Ajang ini sendiri berlangsung di Bandung hingga Minggu (17/1/2010). ( afz / rou ) Sumber : detik.com

Jan 01

Jakarta - Tidak heran jika Universitas Gunadarma menyambut kerjasama dengan Nusakom, penerbit game Nusantara Online. Kampus tersebut rupanya akan menggelar program ‘Game Technology’.

Demikian penuturan I Made Wiryana, dosen di Universitas Gunadarma, saat ditemui detikINET di sela-sela uji coba Game Nusantara Online di Kampus Gunadarma, Depok, Kamis (31/12/2009).

“Kami juga akan mengadakan program ‘Game Technology’, maka kerjasama seperti ini sangat baik. Selain itu juga ada program ‘New Media’ yang menggabungkan Ilmu Komunikasi Massa dengan Teknologi,” paparnya.

Program yang akan mulai berjalan pada 2010 itu menurut Made awalnya akan dijalankan pada tingkat S2. Namun ia tidak menutup kemungkinan akan adanya program S1 di masa depan. Mahasiswa S1 tingkat akhir pun menurutnya sudah mulai ada yang mengambil skripsi seputar topik tersebut.

Made berharap uji coba game online yang digelar PT Nusantara Wahana Komunika (Nusakom) dengan Gunadarma akan membuka wawasan para mahasiswa. “Selama ini kan tahunya produk jadi ya, di acara ini mereka bisa lihat bagaimana dari tahap pengembangannya,” papar Made.
( wsh / wsh ). Sumber : Wicak Hidayat - detikinet

Nov 26

Selamat Idul Adha
More Graphics

Oct 30

Rapat Koordinasi Nasional APTIKOM 2009 akan diselenggarakan pada tanggal 17-19 November 2009 dengan mengambil tempat di Hotel Ritzy, Menado, Sulawesi Utara. Tema Rakornas APTIKOM tahun ini adalah “Strategi Meningkatkan Daya Saing Lulusan Informatika dan Komputer Indonesia: Melalui National Qualifications Framework menuju Komunitas Best Practices”.

Beberapa issue yang akan dibahas dalam Rakornas APTIKOM 2009 antara lain :

1.

Model “National Qualifications Framework” untuk Rumpun Ilmu Informatika dan Komputer yang berlaku secara nasional dan mengikat bagi seluruh program studi yang terkait dengannya;
2.

Panduan dan Tata Cara Penyelenggaraan Mata Kuliah berbasis E-Learning untuk kalangan terbatas maupun nasional (Program E-Bursa APTIKOM) yang selaras dengan prinsip Sistem Pendidikan Nasional – terutama dalam kaitannya dengan mekanisme credit transfer dan credit earning;
3.

Ragam contoh dan template kurikulum bidang studi Sistem Komputer, Ilmu Komputer/Teknik Informatika, Sistem Informasi, Rekayasa Piranti Lunak, dan Teknologi Informasi berdasarkan Panduan Penyusunan Kurikulum Rumpun Ilmu Informatika dan Komputer 2008 yang berbasis Multi-Source Learning;
4.

Pemetaan model kurikulum kelima bidang studi tersebut dengan 220 jenis profesi bidang informatika dan komputer yang dikenal oleh dunia industri;
5.

Surat Keterangan dari pihak APTIKOM dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terkait dengan hal-hal sebagai berikut:
a.Kode ESPBED untuk kelima bidang studi pada rumpun ilmu informatika dan komputer dengan segala variasi dan penjelasanya;
b.Terminologi bidang studi dan program studi yang ditekuni mahasiswa dan pemetaan kompetensinya, untuk mendukung kebutuhan persyaratan proses rekrutmen Pegawai Negeri (Sipil) dan sejenisnya;
c.Implementasi E-Bursa Nasional APTIKOM dengan mekanisme credit transfer dan credit earning yang diakui oleh Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia; dan
d.Nomenklatur yang terkait dengan gelar akademik, vokasi, maupun profesional yang disepakati bersama.
6.

Rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga APTIKOM yang telah direvisi dan diadopsi berdasarkan kebutuhan APTIKOM Wilayah;
7.

Struktur dan konten database alamat serta profil Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer se-Indonesia yang disampaikan dalam sebuah “Directory Book APTIKOM 2009-2010”; dan
8.

Langkah-langkah dan Program Kerja Jangka Pendek yang akan dilakukan oleh APTIKOM Pusat dan Wilayah selama tahun 2010 – serta persiapan Musyawarah Nasional APTIKOM 2010 yang akan diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat.

Bersamaan dengan Rakornas ini akan diselenggarakan pula “Call for Paper” dengan mengambil tema utama “Building the National Competitive Advantage through Producing World-Class ICT Workers in Indonesia: the Proposed Strategy and Implementation”

Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pendaftaran dan berbagai hal terkait dengan program ini dapat dilihat pada website STMIK Parna Raya atau situs resmi Aptikom.

Oct 26

Kepada semua mahasiswa Informatika saya ucapkan selamat menempuh UTS. Sukses selalu.

Oct 17

Pembukaan acara INFORMATHIC’S 09 di Lapangan MIPA UNSOED dibuka oleh Ketua Prodi Informatika UNSOED, acara INFORMATHIC’S 09 berlangsung 17-18 Oktober 2009 di Wisma Kemuning Baturraden Purwokerto. Diikuti oleh 62 mahasiswa baru angkatan 2009. Acara INFORMATHIC’S 09 terlampir.

Oct 16

speedtestnet1Untuk menguji kecepatan internet kita bisa menggunakan suatu aplikasi berbasis web dengan alamat http://www.speedtest.net, sebagai contoh uji coba kecepatan internet di Teknik Informatika UNSOED. Teknik Informatika UNSOED berlangganan Internet dengan speedy paket 3 mbps.

Oct 16

PENGUMUMAN

Diberitahukan kepada mahasiswa PS Teknik Informatika Angkatan 2009 bahwa Tutorial Fisika akan dilakukan setiap hari Jum’at Jam 14.10-16.10-18.00 di Ruang Kuliah 2 dan dimulai tanggal 23 Oktober 2009.

Demikian agar diperhatikan terimakasih.

Purwokerto, 14 Oktober 2009

Ttd

Dosen Pengampu

Sep 28

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuhu….

ifidulfitriSaat istimewa berlalu tanpa tergantikan, semoga sisa usia habis dalam kebaikan…..
” Yaa Allah kami memohon cinta-MU, cinta orang-orang yang mencintai-MU, dan cinta kepada amal yang mendekatkan kami kepada cinta-MU, Ya dzal jalali wal ikraam…..”

Kami segenap keluarga besar Program Teknik Informatika UNSOED Mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H…..
Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Bathiin…
Taqobbalallahu mina wa minkum, Shiyaman wa shiyamakum….

Kullu amin wa antum bi khoir….
Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakhutu….